Begini Cara Kerja Sistem Pencernaan - IPAS KELAS 6
MAKANAN BERGIZI UNTUK KESEHATAN PENCERNAANMU
A. Begini Cara Kerja Sistem Pencernaan
Pernahkah kamu membayangkan bagaimana perjalanan makanan yang dikonsumsi di dalam tubuhmu?
Setiap hari kita mengonsumsi berbagai jenis makanan. Makanan yang kita konsumsi tidak dapat langsung digunakan oleh tubuh. Makanan perlu mengalami proses pencernaan terlebih dahulu hingga zat gizi yang terkandung di dalamnya dapat diserap oleh tubuh.
Proses pencernaan makanan merupakan sebuah proses panjang dan memerlukan waktu yang cukup lama. Dalam setiap organ, makanan mengalami proses yang beragam dan memerlukan waktu yang bervariasi. Organ pencernaan memproses makanan yang kita makan mulai dari masuk ke mulut hingga menjadi tinja yang dikeluarkan melalui anus.
Tahukah kamu?
Makanan yang masuk ke dalam tubuh akan mengalami perjalanan mulai dari mulut hingga anus. Sepanjang perjalanan tersebut, makanan mengalami berbagai proses sehingga akhirnya bagian yang tidak diperlukan tubuh dikeluarkan sebagai tinja atau feses.
1. Mulut, Gerbang Masuk Makanan
Mulut merupakan gerbang masuknya makanan ke dalam tubuh kita. Di dalam mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar air liur.
Di dalam mulut terjadi pencernaan mekanis dan pencernaan kimiawi.
Pencernaan mekanis
Pencernaan mekanis merupakan proses penghancuran makanan dengan bantuan gigi. Makanan dikunyah sehingga menjadi lebih halus dan lunak.
Pencernaan kimiawi
Pencernaan kimiawi adalah proses penghancuran makanan dengan bantuan air liur. Air liur mengandung suatu zat yang disebut enzim yang membantu proses pencernaan makanan. Lidah berfungsi membantu mendorong makanan agar dapat ditelan dan masuk ke dalam kerongkongan.
Ingat!
Pencernaan mekanis → bantuan gigi
Pencernaan kimiawi → bantuan air liur dan enzim
2. Kerongkongan (Esofagus)
Setelah ditelan, makanan masuk ke dalam kerongkongan atau esofagus.
Kerongkongan merupakan saluran penghubung antara mulut dan lambung. Bentuknya seperti pipa elastis. Di dalam esofagus, makanan diremas dan didorong menuju lambung dengan gerakan peristaltik.
Apa itu gerakan peristaltik?
Gerakan peristaltik adalah gerakan meremas dan mendorong makanan di dalam kerongkongan sehingga makanan dapat bergerak menuju lambung.
Jadi, makanan tidak hanya bergerak menuju lambung karena gaya gravitasi. Dinding kerongkongan membantu mendorong makanan dengan gerakan peristaltik.
3. Lambung
Lambung merupakan organ yang bentuknya menyerupai huruf “J” dan terdapat di bagian kiri perut, tepat di bawah rongga dada.
Di dalam lambung terjadi dua jenis pencernaan.
Pencernaan mekanis di lambung
Pencernaan mekanis terjadi dengan bantuan otot lambung. Otot lambung melakukan gerakan sehingga makanan di dalam lambung menjadi semakin tercampur dan halus.
Pencernaan kimiawi di lambung
Pencernaan kimiawi terjadi dengan bantuan enzim dan asam lambung. Makanan yang masuk ke lambung diolah dan diubah menjadi kimus atau bubur makanan.
Lambung memerlukan waktu sekitar 2 sampai 4 jam untuk proses pengosongan lambung dan mengirimkan kimus menuju usus halus.
4. Hati dan Empedu
Hati dan empedu juga terlibat dalam proses pencernaan makanan.
Hati memproduksi empedu yang berperan dalam mencerna lemak dan membantu penyerapan nutrisi. Hati juga berfungsi dalam detoksifikasi racun.
5. Usus Halus
Usus halus merupakan organ pencernaan makanan terpanjang, dengan panjang sekitar 6 meter.
Di dalam usus halus terjadi proses pencampuran kimus atau bubur makanan dengan enzim pencernaan dari pankreas dan asam empedu.
Dinding usus halus berfungsi menyerap sari-sari makanan yang kemudian siap diedarkan ke seluruh tubuh. Dengan demikian, zat gizi dari makanan dapat dimanfaatkan oleh tubuh.
6. Usus Besar
Setelah melalui usus halus, sisa makanan yang tidak tercerna masuk ke usus besar.
Usus besar memiliki panjang sekitar 1,5 meter. Di dalamnya terjadi penyerapan air dan ion elektrolit dari sisa makanan yang tidak tercerna.
Usus besar juga menjadi tempat hidup mikroorganisme yang menguntungkan dan menjaga kesehatan pencernaan, seperti Lactobacillus.
7. Rektum
Rektum merupakan bagian akhir dari usus besar.
Rektum berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara ampas makanan berupa tinja atau feses sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh.
8. Anus
Anus merupakan bagian akhir dari sistem pencernaan.
Anus merupakan lubang untuk mengeluarkan tinja atau feses ke luar tubuh. Proses pengeluaran tinja atau feses dari tubuh disebut defekasi.
9. Pencernaan Mekanis dan Pencernaan Kimiawi
Dalam sistem pencernaan terjadi dua proses utama, yaitu pencernaan mekanis dan pencernaan kimiawi.
Pencernaan mekanis
Pencernaan mekanis adalah proses penghancuran makanan secara fisik. Proses ini dapat terjadi dengan bantuan gigi di dalam mulut dan otot lambung di dalam lambung.
Pencernaan kimiawi
Pencernaan kimiawi adalah proses penghancuran makanan dengan bantuan zat-zat yang terdapat dalam sistem pencernaan, seperti air liur, enzim, dan asam lambung.
Kedua proses tersebut berlangsung secara bertahap di sepanjang sistem pencernaan sehingga makanan dapat diproses dan zat gizi dapat diserap oleh tubuh.
10. Perjalanan Makanan dalam Sistem Pencernaan
Perjalanan makanan dimulai ketika makanan masuk melalui mulut. Di dalam mulut, makanan dikunyah dan bercampur dengan air liur. Setelah ditelan, makanan melewati kerongkongan dengan bantuan gerakan peristaltik hingga mencapai lambung.
Di lambung, makanan mengalami pencernaan mekanis dan kimiawi hingga berubah menjadi kimus atau bubur makanan. Selanjutnya, kimus menuju usus halus. Di dalam usus halus, kimus bercampur dengan enzim pencernaan dan asam empedu. Dinding usus halus kemudian menyerap sari-sari makanan.
Sisa makanan yang tidak tercerna bergerak menuju usus besar. Di organ ini terjadi penyerapan air dan ion elektrolit. Selanjutnya, sisa makanan menjadi tinja atau feses dan disimpan sementara di rektum.
Pada akhirnya, tinja atau feses dikeluarkan melalui anus melalui proses defekasi.
11. Peran Sistem Pencernaan bagi Manusia
Sistem pencernaan berperan penting dalam memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan mengalami berbagai proses di dalam organ-organ pencernaan hingga zat gizi yang terkandung di dalamnya dapat diserap oleh tubuh.
Dengan demikian, sistem pencernaan memungkinkan tubuh memperoleh zat gizi dari makanan yang dikonsumsi. Pemahaman mengenai organ dan proses pencernaan menjadi dasar untuk memahami pentingnya memilih makanan yang tepat dan menjaga kesehatan tubuh.
Ringkasan
- Sistem pencernaan memproses makanan mulai dari mulut hingga anus.
- Urutan organ pencernaan adalah mulut → kerongkongan → lambung → usus halus → usus besar → rektum → anus.
- Di dalam sistem pencernaan terjadi pencernaan mekanis dan pencernaan kimiawi.
- Mulut melakukan pencernaan mekanis dengan bantuan gigi dan pencernaan kimiawi dengan bantuan air liur.
- Kerongkongan mendorong makanan menuju lambung dengan gerakan peristaltik.
- Lambung melakukan pencernaan mekanis dan kimiawi serta mengubah makanan menjadi kimus.
- Usus halus merupakan tempat pencampuran kimus dengan enzim pencernaan dan penyerapan sari-sari makanan.
- Usus besar menyerap air dan ion elektrolit dari sisa makanan yang tidak tercerna.
- Rektum menyimpan sementara tinja atau feses.
- Anus merupakan tempat keluarnya tinja atau feses melalui proses defekasi.









Posting Komentar untuk "Begini Cara Kerja Sistem Pencernaan - IPAS KELAS 6"